Berita

Diduga Keracunan Makanan Warga Trimulyo Kepek Dilarikan ke RSUD Wonosari

445
×

Diduga Keracunan Makanan Warga Trimulyo Kepek Dilarikan ke RSUD Wonosari

Sebarkan artikel ini

Gunungkidulpos – Puluhan warga Trimulyo, Kepek, Wonosari, Gunungkidul diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi makanan dari acara peringatan dua tahun kematian yang digelar oleh salah satu warga pada Minggu (16/9/2024) malam.

Sebanyak 9 orang dilarikan ke RSUD Wonosari lantaran mengamali berbagai keluhan seperti sakit perut, mual, lemas, dan nyeri tubuh.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono mengatakan pihaknya mendapat laporan adanya peristiwa diduga keracunan massal yang menimpa puluhan warga Trimulyo, Kepek. Laporan itu setelah adanya peningkatan jumlah pasien dengan gejala muntah-muntah setelah mengkonsumsi makanan yang dibawa dari acara peringatan dua tahun kematian yang digelar oleh salah satu warga sekitar.

“Yang dibawa ke IGD RSUD berjumlah 9. Q orang dirawat inap, 4 orang masih diopservasi, dan lainnya sudah dibawa pulang karena kondisinya membaik,” kata Ismono saat ditemui Wartawan diruang kerjanya.

Sementara itu, Ratih salah seorang warga Trimulyo mengaku dirinya mengantarkan pihak keluarganya ke RSUD Wonosari lantaran mengalami sakit perut dan mual-mual usai menyantap nasi box dan snack dari peringatan dua tahun kematian yang digelar oleh salah satu warga sekitar.

“Acaranya itu Minggu malam dan menyantap makanan itu. Selang beberapa jam kondisi saudara saya ini mual diare, dan sakit perut,” ujarnya.

Hal yang sama dirasakan oleh Nurdiyanto warga Trimulyo Kepek, ia mengaku kondisi kedua anak dan istrinya mengalami mual dan lemas. Hingga harus dilarikan ke RSUD Wonosari.

Menurut dia, terjadinya mual muntah dan lemas usai menyantap makanan yang dibawanya setelah acara peringatan dua tahun kematian yang digelar oleh salah satu tetangganya.

“Karena kondisi lemas, akhirnya saya bawa ke rumah sakit dan sekarang ditangani oleh tim medis IGD,” ungkapnya.

Nurdiyanto menambahkan, didalam makanan tersebut berisikan nasi, ayam, lalapan, dan sambal. Dirinya pun menyantap bersama keluarganya namun beruntung meski kedua anaknya dan seorang istrinya merasakan sakit namun Nurdiyanto tidak merasakan apa-apa.

“Kalau saya tidak merasakan sakit. Tapi keluarga saya sakit semua,” pungkasnya. (Bayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *