Gunungkidulpos – Wonosari – Harga komoditas cabai rawit di Pasar Argosari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul mengalami kenaikan secara signifikan.
Diketahui bahwa harga cabai tembus Rp 80 ribu per kilogram, pada Senin (5/8/2024).

Kenaikan tersebut terjadi sejak akhir bulan Juli.
“Cabai rawit mulai naik pada akhir bulan Juli, dengan naik secara bertahap,” kata salah seorang pedagang cabai di pasar Argosari, Mariatun, Senin (5/8/2024).
Ia pun mengku tidak tahu pasti penyebab harga cabai rawit bisa naik signifikan. Padahal, kalau stoknya di tengkulak tidak pernah kurang.
“Saya juga tidak paham, apa sebabny cabai naik. Karena, stoknya di tengkulak itu banyak tidak pernah kekurangan,” ucapnya.
Dia menyebutkan, di tengah naiknya harga cabai ini membuat permintaan ikut menurun. Dalam sehari dirinya hanya bisa menjual paling banyak 2 kilogram.
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Gunungkidul Kelik Yuniantoro mengaku naiknya harga cabai rawit sangat tergantung harga di tingkat nasional.
“Memang beberapa hari ini harga cabai rawit merangkak naik. Hal ini terkait dengan pasokan yang kurang di pasar-pasar karena jumlah produksinya,” tutupnya. (red)











