Endah Menyapa

Hari Pertama Jadi Bupati, Endah Subekti Pimpin Upacara dan Siapkan Sederet Agenda

811
×

Hari Pertama Jadi Bupati, Endah Subekti Pimpin Upacara dan Siapkan Sederet Agenda

Sebarkan artikel ini

Gunungkidulpos – Bupati Gunungkidul yang baru dilantik, Endah Subekti Kuntariningsih, langsung memimpin upacara peringatan Serangan Umum 1 Maret di Alun-alun Wonosari pada Sabtu (1/3/2025). Dalam upacara yang digelar serentak di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu, Endah menyampaikan amanat dari Gubernur DIY.

“Upacara ini merupakan bagian dari penegakan kedaulatan negara dan penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan. Amanat yang saya sampaikan berasal langsung dari Gubernur DIY,” ujarnya.

Di hari pertamanya menjabat, Endah tak ingin berlama-lama beradaptasi. Ia langsung menggelar diskusi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) untuk membahas berbagai surat masuk serta agenda mendesak yang harus segera ditindaklanjuti.

“Sudah pulang ke Gunungkidul, saatnya membangun bersama. Hari ini saya sudah berdiskusi dengan Pak Sekda, banyak surat yang harus segera ditindaklanjuti. Besok, walaupun hari Minggu, kita akan bertemu dengan teman-teman OPD untuk rapat informal membahas langkah-langkah selanjutnya,” jelasnya.

Senin (3/3/2025) mendatang, Endah akan melaksanakan serah terima jabatan yang awalnya direncanakan di TPQ Playen, namun dipindah ke Sewa Purworejo agar lebih representatif. Setelah itu, agenda berlanjut dengan rapat Paripurna DPRD sebagai bagian dari tahapan pemerintahan yang harus dijalani.

Selain itu, Endah juga berencana menggelar acara pisah sambut antara bupati lama dan baru dengan berbagai elemen masyarakat.

“Selama ini tidak ada tradisi pisah sambut secara resmi, maka kami akan mengadakan acara ini sebagai awal mula untuk mempersatukan kembali elemen-elemen yang mungkin sempat terpolarisasi,” tambahnya.

Memasuki bulan Ramadan dan menjelang Lebaran, Endah telah menyiapkan program operasi pasar guna menjaga stabilitas harga bahan pokok. Ia juga menargetkan pembersihan alat peraga kampanye yang masih tersisa pasca-Pilkada.

“Saya akan mengajak Satpol PP untuk membersihkan sisa alat peraga kampanye. Tidak boleh ada lagi sampah visual yang mengganggu estetika kota. Ini juga bagian dari upaya menyambut wisatawan agar mereka merasa nyaman saat berkunjung ke Gunungkidul,” tutupnya. (Byu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *