BeritaKriminal

Satu Rumah Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Dua Armada

434
×

Satu Rumah Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Dua Armada

Sebarkan artikel ini

Gunungkidulpos – Satu Rumah warga ludes terbakar satu warga penghuni berhasil dievakuasi dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.

Dalam peristiwa tersebut UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Gunungkidul mengerahkan dua armada untuk proses pemadaman.
Kurang dari setengah jam akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan.

Hal itu hanyalah simulasi belaka dalam rangka peresmian bantuan armada Pemadam Kebakaran.

Diketahui bahwa peluncuran armada baru milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul ini terdiri dari dua armada baru dan dua armada rekondisi.

Hal itu dalam rangka upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Armada baru ini diberi nama dari karakter pewayangan, yakni Harjuna, Werkudara, Nakula, dan Yudistira, yang melambangkan kekuatan, tanggung jawab, serta semangat untuk melayani masyarakat dalam situasi darurat.

Bupati Sunaryanta menyampaikan bahwa pengadaan armada baru ini merupakan bentuk nyata dari peningkatan pelayanan publik. Pihanya berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme pelayanan dari waktu ke waktu.

“Selama ini, meski hanya menggunakan fasilitas yang sudah lama, tim pemadam kebakaran tetap bekerja maksimal dalam menangani berbagai insiden kebakaran, bencana hidrometeorologi, hingga penyelamatan,” ujar Sunaryanta, Selasa (14/1/2025).

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono, mengungkapkan bahwa selama tahun 2024, terdapat 110 kasus kebakaran di wilayah Gunungkidul. Kasus tersebut tersebar merata di seluruh kapanewon.

“Dengan penambahan armada ini, kami berharap dapat lebih memantapkan tugas pelayanan kepada masyarakat, terutama melalui peningkatan sarana dan prasarana yang mendukung respons cepat dan tepat,” tutur Purwono.

Sementara itu, Kepala UPT Pemadam Kebakaran Gunungkidul, Handoko, menjelaskan bahwa pihaknya kini memiliki 10 unit mobil pemadam kebakaran, terdiri dari lima mobil untuk pemadaman dan pendinginan, serta lima mobil tangki suplai air. Dengan armada yang tersedia, pihaknya memastikan bahwa setiap laporan kebakaran akan ditanggapi dalam waktu 15 menit sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Untuk saat ini, kami memiliki satu pos pembantu di Kapanewon Karangmojo yang bertugas mengcover wilayah timur. Sementara kantor induk di Wonosari bertanggung jawab untuk wilayah kota hingga Kapanewon Purwosari. Namun, kami telah mengusulkan adanya 13 zona pos pembantu di seluruh Gunungkidul guna memaksimalkan pelayanan,” jelas Handoko.

Acara peluncuran ini juga diisi dengan simulasi pemadaman kebakaran dan demonstrasi penggunaan mobil pemadam kebakaran baru. Simulasi ini menunjukkan kesiapan tim pemadam kebakaran dalam menangani situasi darurat dengan cepat dan efektif. (Byu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *