Gunungkidulpos – Patuk – Air Terjun Kedung Kandang yang berada di Kalurahan Nglanggeran, Kapanewon Patuk yang sempat terdampak pembangunan ruas jalan baru menjadi perhatian Pemerintah Propinsi DIY.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY pemerintah akan berupaya merehabilitasi wisata air terjun tersebut.

Kawasan wisata air terjun tersebut akan dibangun menggunakan dana keistimewaan (danais) Rp7,5 miliar. Wisata tersebut juga akan dilengkapi dengan tempat parkir.
“Pembangunan Air Terjun Kedung Kandang segera akan dilakukan untuk mendukung wisata,” kata Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUP-ESDM DIY, Tri Murtoposidi, Selasa (6/8/2024).
Ia menjelaskan, pembangunan itu tepatnya dilakukan di lokasi pekerjaan pembangunan bangunan pelengkap ruas Jalan Tawang – Ngalang Segmen 2 dan Segmen 3 yang berada di Ruas Jalan Tawang – Ngalang Gunungkidul. Saat ini, DPUP-ESDM DIY telah melakukan lelang di Bagian Layanan Pengadaan (BLP).
Di kawasan itu, kata dia juga akan dipasang semacam landmark logo dana keistimewaan. Hal ini untuk menunjukkan wujud pemanfaatan danais.
Ruang lingkup pekerjaan itu meliputi pekerjaan pasangan batu, landscape, beton, APILL, PJU, dan pekerjaan toilet. Jangka pengerjaan dilakukan selama 120 hari.
“Semoga kalau semua tahapannyanya lancar, di pertengahan Agustus sudah bisa terkontrak paket pembangunan Kedung Kandang,” jelasnya.
Ketua Pokdarwis Nglanggeran, Mursidi mengatakan Kedung Kandang merupakan area persawahan dan ada air terjun bertingkat dan menjadi favorit wisata mancanegara.
Dia menegaskan banyak pengunjung wisman di Kedung Kandang beberapa bulan terakhir.
Dia berharap kunjungan wisatawan dapat kembali pulih sebagaimana kunjungan sebelum pembangunan Jalan Tawang – Ngalang.
“Harapan kami kunjungan wisata akan pulih seperti dulu lagi,” ungkapnya. (R1)







