Kriminal

Dugaan Pembakaran Terjadi di MI Yappi Natah, Polisi Lakukan Penyelidikan

149
×

Dugaan Pembakaran Terjadi di MI Yappi Natah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebarkan artikel ini

Gunungkidulpos.com – Nglipar – Peristiwa kebakaran yang diduga disengaja terjadi di lingkungan MI Yappi Natah yang berada di Padukuhan Blembeman I, Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (19/8/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sejumlah bagian bangunan sekolah mengalami kerusakan.

Kapolsek Nglipar AKP Paryadi mengatakan, pihaknya menerima laporan terkait kejadian tersebut sekitar pukul 07.00 WIB dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi bersama petugas terkait.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 04.30 WIB penjaga sekolah sempat menghubungi salah satu guru untuk memberitahukan adanya indikasi pembobolan di lingkungan sekolah.

Namun informasi tersebut belum dapat ditindaklanjuti saat itu. Selanjutnya sekitar pukul 06.00 WIB, seorang guru yang datang untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar mendapati adanya bekas kebakaran di area sekolah serta tumpahan solar yang berceceran di lantai.

Mengetahui hal tersebut, guru kemudian melaporkan kejadian kepada rekan-rekan guru lainnya, Bhabinkamtibmas Kalurahan Natah, hingga akhirnya diteruskan kepada Polsek Nglipar.

Dari hasil pengecekan di lokasi ditemukan bekas kebakaran pada bagian dapur sekolah. Selain itu juga ditemukan sejumlah barang bukti berupa serpihan bekas kebakaran, kertas yang diduga digunakan sebagai media pembakaran, serta tumpahan solar.

Akibat kejadian tersebut, pintu ruang dapur terbakar dan sebagian atap ruang dapur mengalami kerusakan. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Menurut keterangan pihak sekolah, aksi pembobolan di lingkungan MI Yappi Natah bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya sekolah tersebut juga pernah mengalami kejadian serupa pada Juli 2026, meskipun tidak ada barang berharga yang dilaporkan hilang.

Untuk sementara waktu, kegiatan belajar mengajar bagi 109 siswa dengan didukung 12 tenaga kependidikan dipindahkan ke Masjid Arrahman yang berada tidak jauh dari lokasi sekolah.

AKP Paryadi menambahkan, penanganan perkara selanjutnya telah ditangani kepada langsung oleh Satreskrim Polres Gunungkidul guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab maupun pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. (Alvianita S. Imelda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *