Berita

Wayang Milenial Semarakkan Puncak HUT RI ke-81 di Gunungkidul

189
×

Wayang Milenial Semarakkan Puncak HUT RI ke-81 di Gunungkidul

Sebarkan artikel ini

Gunungkidulpos.com – Wonosari – Pagelaran Wayang Milenial dengan lakon Tumuruning Wahyu Kawicaksanan menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (29/8/2026) malam.

Ribuan warga memadati lokasi acara untuk menyaksikan penampilan KRA Ki Gunarto Gunotalijendro, dalang legendaris asal Gunungkidul yang telah dikenal hingga tingkat internasional.

Ketua Panitia, Agus Mantara, mengatakan pagelaran wayang kulit tersebut merupakan puncak rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan yang sebelumnya diawali dengan Apel Besar Hari Pramuka dan kegiatan gotong royong bersama masyarakat.

“Acara malam ini adalah puncak acara peringatan hari ulang tahun bangsa Indonesia yang ke-81 Kabupaten Gunungkidul,” kata Agus Mantara.

Menurutnya, KRA Ki Gunarto Gunotalijendro memberikan dukungan besar dalam penyelenggaraan acara. Selain menampilkan pagelaran wayang kulit, ia juga menyediakan berbagai hadiah menarik untuk masyarakat.

“Beliau memberikan dukungan door prize berupa 1 sepeda motor, 10 sepeda, 5 TV dan 5 handphone,” ujarnya.

Tak hanya itu, panitia dan pihak pendukung juga menyiapkan 2.026 paket kudapan bagi para pengunjung. Selain itu, sekitar 1.000 paket konsumsi turut dibagikan kepada masyarakat sekitar agar dapat menikmati kemeriahan acara.

Kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang diberi kesempatan untuk menjajakan dagangannya selama acara berlangsung.

“Untuk giat ini kita juga libatkan UMKM jadi temen-temen UMKM punya kesempatan untuk bisa menjajakan dagangannya,” imbuh Agus.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di Kabupaten Gunungkidul.

“Ngaturaken panuwun dumateng ketua Panitia peringatan hari ulang tahun kemerdekaan bangsa lan sejajaranipun, dumateng perangkat daerah, dumateng BUMN, BUMD, kapanewon, dunia usaha, investor lan sedoyo poro poro ingkang mboten saged dipun sebat setunggal setunggali pun,” tutur Endah.

Secara khusus, Endah juga menyampaikan terima kasih kepada Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) yang turut memberikan dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Atur panuwun ugi kito aturaken spesial khusus dumateng Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG),” lanjutnya.

Pagelaran wayang kulit semalam suntuk itu tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus wadah pemberdayaan UMKM di tengah perayaan kemerdekaan. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak acara dimulai hingga larut malam. (Alvianita S. Imelda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *