
Gunungkidulpos.com – Wonosari – Tiga remaja mengalami luka-luka setelah diduga menjadi korban kekerasan kelompok pemotor tidak dikenal di wilayah Gari, Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (17/10/2026) dini hari.


Dua korban mengalami patah tulang setelah terperosok ke dalam selokan sedalam sekitar dua meter, sementara satu korban lainnya mengalami luka lebam di bagian punggung.
Kapolsek Wonosari Kompol Tri Wibawa mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Berdasarkan keterangan sementara, rombongan korban melaju dari arah Gading menuju Gari sebelum dikejar kelompok pemotor tidak dikenal.
“Kelompok pemotor itu menendang motor korban dan melakukan tindak kekerasan,” kata Kompol Tri Wibawa.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah warga mendengar suara benturan keras dari arah jalan, disusul teriakan meminta pertolongan. Salah seorang saksi, Winarti, yang sedang berada di dapur dan bersiap melaksanakan salat malam, mendengar suara benturan sekitar pukul 02.00 WIB. Saat melihat ke luar rumah, ia mendapati kendaraan lain telah meninggalkan lokasi, sementara terdengar suara korban merintih meminta tolong.
Winarti kemudian meminta bantuan tetangganya, Supardi. Saat keluar rumah, Supardi menemukan satu unit Honda Beat Pop berwarna putih tergeletak di tengah jalan. Setelah mencari sumber suara, ia mendapati dua korban, F dan PRN, sudah terperosok ke dalam galengan sedalam sekitar dua meter di pinggir jalan.
“Saksi 2 kemudian mencari sumber suara minta tolong dan menemukan para korban telah terperosok ke dalam galengan sedalam sekitar 2 meter di pinggir jalan,” ujar Kompol Tri Wibawa.
Warga bersama-sama mengevakuasi kedua korban, kemudian menghubungi polisi dan ambulans. Ketiga korban selanjutnya dibawa ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan penanganan medis.
Dua korban berinisial F dan PRN, warga Wonosari, mengalami patah tulang. Sementara itu, korban berinisial VKY mengalami luka lebam di bagian punggung akibat sabetan benda menyerupai gesper.
Reporter: Alvianita S. Imelda















