Berita

Tiga Kebakaran Lahan Terjadi dalam Sehari, Kemarau Panjang Tingkatkan Risiko Karhutla di Gunungkidul

46
×

Tiga Kebakaran Lahan Terjadi dalam Sehari, Kemarau Panjang Tingkatkan Risiko Karhutla di Gunungkidul

Sebarkan artikel ini

Gunungkidulpos.com – Wonosari – Tiga kejadian kebakaran lahan terjadi di wilayah Kabupaten Gunungkidul dalam sehari, Kamis (3/9/2026). Kebakaran masing-masing terjadi di kawasan Gunung Payung, Umbulrejo, Ponjong; Dusun Tuwuhan, Jatiayu, Karangmojo; dan Siyono Kulon, Logandeng, Playen.

Kebakaran terbesar terjadi di area pegunungan Gunung Payung, Umbulrejo, Ponjong. Api melanda kawasan vegetasi kering dan hutan jati dengan luasan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare. Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah dedaunan saat pembukaan lahan pertanian yang kemudian merembet ke area sekitar.

Pada kejadian lain di Dusun Tuwuhan, Jatiayu, Karangmojo, kebakaran menghanguskan lahan jati milik warga seluas sekitar 0,5 hektare. Api sempat berpotensi meluas ke permukiman warga yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.

Sementara di Siyono Kulon, Logandeng, Playen, kebakaran juga melanda lahan jati seluas sekitar 0,3 hektare. Berkat penanganan cepat petugas, api berhasil dilokalisasi sehingga tidak meluas ke area permukiman.

Tim gabungan dari Damkarmat Gunungkidul, TRC BPBD, aparat setempat, relawan, dan warga diterjunkan untuk melakukan pemadaman, pendinginan, serta lokalisasi area terbakar di ketiga lokasi tersebut.

Kepala UPT Damkarmat Gunungkidul, Handoko, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara terbuka selama musim kemarau panjang. Kondisi vegetasi yang kering membuat api mudah merambat dan memicu kebakaran dengan cakupan yang lebih luas.

Dalam ketiga kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan. Namun, total area lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 5,8 hektare.

Reporter: Alvianita S. Imelda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *