Berita

Perkuat Sinergi, Pemkab Gunungkidul Gotong Royong Bangun Infrastruktur

9
×

Perkuat Sinergi, Pemkab Gunungkidul Gotong Royong Bangun Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

Gunungkidulpos.com – Ponjong –
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar kegiatan gotong royong di Kapanewon Ponjong sebagai langkah nyata memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah kalurahan, dan masyarakat dalam mengurangi risiko serta dampak bencana.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Kapolres Gunungkidul, Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, jajaran DPRD Kabupaten Gunungkidul, BPBD, Forkopimkap, serta warga masyarakat setempat, Jumat, 18 September 2026.

Dalam laporan pelaksanaan kegiatan, Panewu Ponjong Asih Tri Wahyuni menyampaikan bahwa Pemkab Gunungkidul melalui DPA Kapanewon Ponjong telah memberikan stimulan bahan material sebesar Rp15 juta untuk masing-masing kalurahan.

“Rincian pembangunan fisik yang dilaksanakan secara bergotong royong di Kapanewon Ponjong meliputi Pembangunan Talud, yang dilaksanakan di Kalurahan Tambakromo, Kalurahan Kenteng, Kalurahan Sawahan, Kalurahan Umbulrejo, Kalurahan Sidorejo, dan Kalurahan Genjahan,” papar Asih.

Selain talud, dikerjakan juga saluran air atau drainase di Kalurahan Ponjong, Kalurahan Sumbergiri, dan Kalurahan Karangasem. Sedangkan jalan beton full block dan double track dilaksanakan di Kalurahan Bedoyo dan Kalurahan Umbulrejo.

“Selain stimulan tingkat kalurahan, kerja sama dengan TNI diwujudkan melalui pembangunan jembatan beton yang dikawal oleh Kodim 0730/Gunungkidul,” kata Asih.

Pembangunan jembatan ini bertujuan untuk memperlancar akses transportasi hasil pertanian dan kayu jati warga sehingga dapat meningkatkan harga jual komoditas serta menekan biaya logistik.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk turun langsung mengidentifikasi dan menyelesaikan permasalahan infrastruktur warga.

“Pemkab Gunungkidul mencatat beberapa penanganan fasilitas umum yang tengah dan akan direalisasikan dimana Pemkab bersama DPRD mengawal alokasi anggaran pada perubahan salah satunya untuk membenahi luweng di Sawah Ombo yang kerap memicu banjir hingga menutup jalan aspal setiap musim hujan,” kata Bupati.

Guna mengantisipasi dampak musim kemarau dan kekeringan, Pemkab juga telah mencairkan anggaran Biaya Tanggap Darurat (BTT) sebesar Rp1,23 miliar untuk penyaluran bantuan air bersih. Warga yang membutuhkan dapat berkoordinasi melalui pengurus RT, Dukuh, Lurah, Panewu, hingga BPBD dengan didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Di samping pembangunan fisik, Pemkab memberikan apresiasi kepada masyarakat dan Pemerintah Kalurahan Kenteng dan Tambakromo yang telah 100 persen melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta Kalurahan Bedoyo yang capaiannya sudah hampir tuntas.

“Sinergi antara masyarakat, TNI, Polri, dan pemerintah daerah diharapkan terus terjaga untuk mewujudkan Gunungkidul yang adil, makmur, lestari, dan berkeadaban,” pungkasnya.

Reporter: Alvianita S. Imelda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *