Berita

Diduga ODGJ dievakuasi dari atas tebing Pantai Drini

48
×

Diduga ODGJ dievakuasi dari atas tebing Pantai Drini

Sebarkan artikel ini

Gunungkidulpos.com – Tanjungsari – Seorang laki-laki tanpa identitas yang diduga mengalami gangguan jiwa dievakuasi petugas dari atas tebing Pantai Drini, Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Baron, Marjono, mengatakan laki-laki tersebut sudah berada di kawasan Pantai Drini kurang lebih satu minggu. Berdasarkan pantauan warga, laki-laki itu tidak dapat diajak berkomunikasi dengan respon yang sesuai.

Awalnya pada Minggu (30/8/2026) sore, laki-laki tersebut meninggalkan tempat biasanya di bawah tebing sebelah barat Pantai Drini.

Kemudian pada Senin (31/8/2026) pagi, keberadaannya diketahui warga sudah berpindah ke atas tebing di ujung timur Pantai Drini. Lokasi tersebut merupakan area tebing yang cukup berbahaya dan rawan longsor.

Melihat kondisi itu, warga kemudian melaporkan kejadian kepada petugas Satlinmas setempat untuk segera ditangani.

Setelah menerima laporan, Tim Satlinmas Pantai Baron bersama anggota Polsek Tanjungsari langsung menuju lokasi. Petugas melakukan koordinasi dengan warga dan pedagang Pantai Drini sebelum melakukan evakuasi.

Proses evakuasi dilakukan dengan cara menurunkan laki-laki tersebut dari atas tebing menuju area yang lebih aman. Setelah berhasil dievakuasi, laki-laki tanpa identitas itu kemudian diamankan sementara di Pos Satlinmas Pantai Drini.

Selanjutnya yang bersangkutan diserahkan ke Polsek Tanjungsari untuk penanganan lebih lanjut. Dari Polsek, rencananya akan dikoordinasikan dengan Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul untuk pendataan dan penanganan ODGJ.

Dalam kegiatan evakuasi tersebut turut dilibatkan unsur Satlinmas Pantai Baron, Polsek Tanjungsari, para pedagang Pantai Drini, dan nelayan setempat.

Identitas laki-laki tersebut hingga saat ini belum diketahui. Dari data yang dihimpun, jenis kelamin laki-laki dengan usia dan alamat belum dapat diidentifikasi.

Reporter: Alvianita S. Imelda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *