Berita

Malam Resepsi Kenegaraan Jadi Puncak Semangat Kemerdekaan

63
×

Malam Resepsi Kenegaraan Jadi Puncak Semangat Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini

Gunungkidulpos.com – Wonosari – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar Malam Resepsi Kenegaraan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 di Bangsal Sewokoprojo, Senin malam (17/8/2026).

Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian peringatan kemerdekaan yang telah berlangsung sejak akhir Juli lalu dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Suasana penuh kebersamaan dan semangat nasionalisme mewarnai malam resepsi yang dihadiri jajaran Forkopimda, ASN, TNI, Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Gunungkidul. Momentum tersebut menjadi ajang refleksi atas perjuangan para pendiri bangsa sekaligus pengingat pentingnya menjaga semangat persatuan dalam pembangunan daerah.

Ketua Umum Panitia HUT ke-81 RI Kabupaten Gunungkidul, Chairul Agus Mantara, melaporkan bahwa peringatan kemerdekaan tahun ini tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat. Sejak 30 Juli 2026, beragam kegiatan telah digelar mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, olahraga hingga seni budaya.

Beberapa capaian yang menjadi sorotan antara lain penyerahan beasiswa “Gunungkidul Cerdas” kepada 1.186 siswa, lomba cerdas cermat anti-korupsi tingkat SD dan SMP, serta lomba baca puisi yang melibatkan pelajar dari berbagai wilayah.

Sementara di bidang sosial dan ekonomi, masyarakat turut merasakan manfaat melalui panen raya bawang merah, program bedah rumah, serta Gerakan Pangan Murah.

Rangkaian peringatan juga semakin meriah dengan berbagai kegiatan olahraga dan seni budaya, seperti lomba menyanyi antar perangkat daerah dan pawai budaya yang digelar di sejumlah sekolah. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat rasa kebersamaan sekaligus melestarikan budaya lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menekankan bahwa kemerdekaan adalah amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata dan pelayanan yang tulus kepada masyarakat. Mengutip pesan Bung Karno, Bupati mengingatkan bahwa kemerdekaan bukanlah hasil pemberian tiba-tiba, melainkan buah dari usaha persatuan rakyat yang tidak henti-hentinya.

Malam resepsi kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kemerdekaan yang telah diraih serta harapan agar semangat perjuangan terus hidup dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Alvianita S. Imelda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *