Gunungkidulpos.com – Karangmojo – Semangat gotong royong masyarakat Kapanewon Karangmojo kembali terlihat dalam kegiatan Pencanangan atau Kepyakan Gotong Royong yang dihadiri langsung oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut berlangsung di Padukuhan Tompak. Antusiasme warga tampak tinggi dengan keterlibatan langsung dalam berbagai persiapan kegiatan.
Pencanangan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Gunungkidul bersama Kapolres Gunungkidul dan Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul sebagai simbol dimulainya kegiatan gotong royong.
Warga Padukuhan Tompak secara swadaya menyiapkan material bangunan serta melakukan pengerukan lahan menggunakan alat berat sebelum acara berlangsung. Kaum ibu juga turut berpartisipasi dengan memasak bersama untuk mendukung kelancaran kegiatan.
Dalam sambutannya, Bupati Endah menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan dilakukan lebih pagi karena dirinya bersama jajaran Forkopimda harus mendampingi Kapolda DIY dalam agenda peletakan batu pertama pembangunan Mako Brimob di Kapanewon Tanjungsari.
“Ini membuktikan bahwa TNI dan Polri memiliki komitmen tinggi terhadap gotong royong bersama warga,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Bupati Endah juga menekankan pentingnya dukungan anggaran gotong royong di setiap padukuhan untuk menunjang pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, mulai dari penanganan banjir hingga pembangunan akses jalan menuju makam.
Menurutnya, budaya gotong royong harus terus dipertahankan dan diperkuat karena menjadi salah satu modal penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul beserta anggota DPRD Daerah Pemilihan III, jajaran Forkopimka Karangmojo, para lurah, dukuh, serta perangkat kalurahan setempat.
Melalui pencanangan tersebut, gotong royong secara resmi dimulai di seluruh wilayah Kapanewon Karangmojo sebagai bagian dari upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Reporter: Alvianita S. Imelda
















