Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Dua Bangunan Rumah Lansia di Semin, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

79
×

Kebakaran Hanguskan Dua Bangunan Rumah Lansia di Semin, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Sebarkan artikel ini

Gunungkidulpos.com – Semin – Kebakaran menghanguskan dua bangunan rumah milik pasangan lanjut usia, Giyarto (80) dan Giyem (80), di Padukuhan Karanggumuk II, RT 02/RW 01, Kalurahan Kemejing, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, Senin (12/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kebakaran tersebut mengakibatkan rumah utama dan bangunan dapur beserta seluruh isinya terbakar. Akibat kejadian ini, kedua penghuni terpaksa mengungsi sementara ke rumah anak atau saudara terdekat.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gunungkidul, Handoko, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan warga, api diketahui bermula dari area dapur. Namun, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.

“Penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Berdasarkan keterangan warga, api diketahui bermula dari area dapur rumah,” jelas Handoko.

Dua bangunan yang terbakar terdiri dari rumah utama berbentuk limasan berukuran sekitar 10 × 8 meter dan bangunan berbentuk kampung berukuran sekitar 4 × 8 meter yang digunakan sebagai dapur. Keduanya mengalami kebakaran total dan hanya menyisakan bagian dinding atau tembok.

Dalam kejadian tersebut, dua orang lanjut usia, yakni Giyarto dan Giyem yang masing-masing berusia 80 tahun, terdampak. Seluruh perabot rumah tangga dan barang-barang di dalam bangunan turut terbakar.

Petugas gabungan melakukan asesmen, pemadaman, dan pendinginan di lokasi kejadian. Penanganan melibatkan TRC BPBD Gunungkidul, Damkar Gunungkidul, PLN, Polsek Semin, Koramil Semin, pemerintah Kapanewon Semin, Pemerintah Kalurahan Kemejing, serta relawan.

Berdasarkan hasil asesmen sementara, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta. Sementara itu, kebutuhan korban meliputi kebutuhan dasar, tempat tinggal sementara, perlengkapan rumah tangga, serta bantuan untuk pemulihan pascakebakaran.

Pemerintah kalurahan, kapanewon, dan instansi terkait akan berkoordinasi untuk mendukung penanganan kebutuhan kedua korban, terutama karena keduanya merupakan warga lanjut usia yang kehilangan tempat tinggal beserta seluruh isinya.

Reporter: Alvianita S. Imelda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *