Berita

Wakil Bupati Absen Sejumlah Agenda, Begini Reaksi Bupati

144
×

Wakil Bupati Absen Sejumlah Agenda, Begini Reaksi Bupati

Sebarkan artikel ini

Gunungkidulpos.com – Wonosari – Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih buka suara terkait ketidakhadiran Wakil Bupati Joko Parwoto dalam sejumlah agenda pemerintahan, termasuk rangkaian peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul. Endah menegaskan, pihaknya selalu mengundang wakil bupati dalam setiap agenda yang diselenggarakan pemerintah daerah.

Endah mengatakan telah meminta Kepala Bagian Protokol untuk merekap alasan ketidakhadiran Joko Parwoto dalam berbagai kegiatan. Menurutnya, undangan telah disampaikan, termasuk untuk sejumlah agenda yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Gunungkidul.

“Beliau (Wabup) setiap agenda memang kita undang dan tadi saya minta ke Pak Kabag Protokol untuk merekap apa saja alasan-alasan ketidakhadirannya,” ujar Endah.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali dengan pengajian bersama. Dalam agenda tersebut, Joko Parwoto disebut berada di Jakarta dan bukti undangan juga telah disampaikan. Ketidakhadiran serupa terjadi saat malam tirakatan, ketika yang bersangkutan kembali menyampaikan izin karena berada di Jakarta.

Selanjutnya, Joko Parwoto juga tidak hadir dalam Kenduri Agung yang digelar di Pantai Baron. Endah menyebut wakil bupati kembali menyampaikan izin dalam kegiatan tersebut.

Ketidakhadiran juga terjadi pada acara amal yang melibatkan partisipasi masyarakat melalui sumbangan untuk membantu pengentasan kekeringan. Endah mengungkapkan, dirinya telah memberi tahu Joko Parwoto bahwa mereka akan bernyanyi bersama dalam acara tersebut dengan membawakan lagu berjudul Isabella. Namun, hingga acara malam itu berlangsung, wakil bupati disebut masih berada di Jakarta.

Tidak hanya dalam rangkaian kegiatan tersebut, Joko Parwoto juga tidak hadir saat gladi bersih upacara peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul. Karena pelaksanaan upacara sudah semakin dekat, Endah mengaku menghubungi wakil bupati dan agak memaksa agar yang bersangkutan pulang pada hari pelaksanaan.

Namun, menurut Endah, Joko Parwoto kemudian menyampaikan izin karena sakit gigi. Ia juga menyebut wakil bupati rata-rata berada di luar daerah pada sejumlah hari kerja maupun akhir pekan, mulai Jumat, Sabtu, Minggu, Senin, Selasa hingga Rabu, dan biasanya berada di Jakarta.

Endah menegaskan, ketidakhadiran wakil bupati bukan karena panitia tidak menyampaikan undangan. Ia meminta agar persoalan tersebut tidak menimbulkan anggapan seolah-olah Joko Parwoto tidak dilibatkan dalam kegiatan pemerintah daerah.

“Tidak mungkin panitia sampai tidak ngaturi Pak Wakil Bupati, sehingga ini jangan sampai ada playing victim. Justru yang rawuh, yang mengikuti agenda rutin tidak diapresiasi, kemudian yang tidak datang malah yang justru dibela,” tegas Endah.

Ia juga menekankan bahwa hingga saat ini tidak ada agenda yang diselenggarakan pemerintah daerah, baik yang bersifat wajib dihadiri maupun yang dapat diwakilkan, yang tidak disampaikan kepada wakil bupati.

Endah menyebut alasan ketidakhadiran tersebut perlu dikonfirmasi langsung kepada Joko Parwoto. Ia pun mempersilakan awak media membantu meluruskan persoalan tersebut dengan meminta keterangan dari yang bersangkutan.

Menurutnya, ketidakhadiran dalam sejumlah agenda tersebut mungkin merupakan bagian dari sikap pribadi. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap menyampaikan undangan untuk setiap kegiatan yang diselenggarakan.

Reporter: Alvianita S. Imelda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *